Virus Roseola Infantum

Udah 3 hari adek Raysha (8bln) panasnya naik turun… Hari ke-4 panasnya turun kemudian keluar merah2 seperti ruam di muka, tangan dan badan.
Sempat mengira kena tampek, kami bawa Raysha ke dr.Sandra Sp.A.
Beliau bilang Raysha terkena virus Roseola Infantum.

Kurang familiar dg namanya, coba browsing ternyata Roseola Infantum adalah suatu penyakit virus menular pada bayi atau anak-anak yang sangat muda, yang menyebabkan ruam dan demam tinggi. Roseola biasanya menyerang anak yang berumur 6 bulan – 3 tahun.

Penyebabnya adalah virus herpes tipe 6 dan 7. Virus ini jg bisa menyebar melalui percikan ludah penderita. Jadi kalo ada org dewasa yg habis menjenguk anak kecil yg terkena virus ini usahakan mandi/bersih2 dulu sebelum menyentuh anak kecil lainnya.

Masa inkubasi (masa dari mulai terinfeksi sampai timbulnya gejala) adalah sekitar 5-15 hari.
Biasanya penyakit ini berlangsung selama 1 minggu.

Gejalanya biasanya demam timbul secara tiba-tiba, mencapai 39,4-40,6° Celsius dan berlangsung selama 3-5 hari. Meskipun demam tinggi, tetapi anak tetap sadar dan aktif. Pada saat suhu tubuh mulai tinggi, 5-10% penderita mengalami kejang demam (kejang akibat demam tinggi). Jadi usahakan sebelum sempet kejang sebisa mungkin turunkan panasnya. Trus bisa juga terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di belakang kepala, leher sebelah samping dan di belakang telinga. Limpa juga agak membesar.
Pada hari keempat, demam biasanya mulai turun.

Sekitar 30% anak memiliki ruam (kemerahan di kulit), yang mendatar maupun menonjol, terutama di dada dan perut dan kadang menyebar ke wajah, lengan dan tungkai. Seperti ruam pd campak, ruam ini tidak menimbulkan rasa gatal dan berlangsung selama beberapa jam sampai 2 hari. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Untuk mencegah kejang demam, usahakan cepat2 turunkan panas demamnya, bisa diberikan asetaminofen atau parasetamol. Kepada anak-anak tidak boleh diberikan aspirin karena bisa menyebabkan sindroma Reye.
Sebaiknya anak dikompres dengan menggunakan handuk atau lap yang telah dibasahi dengan air hangat (suam-suam kuku). Jangan menggunakan es batu, air dingin, alkohol maupun kipas angin. Krn bila dikompres dgn air dingin maka tubuh mengindentifikasi bahwa di lingkungan luar tubuh dingin sehingga tubuh akan otomatis menciptakan panas agar tubuh tetap hangat, hal ini akan membuat tubuh semakin panas.

Usahakan agar anak minum banyak air putih. Selama demam, sebaiknya anak istirahat yg cukup krn bila kecapean biasanya panas akan timbul lg.

Virus roseola ini umumnya tidak berbahaya, jadi berbahaya bila panas yg ditimbulkan oleh virus ini tetap naik terus hingga bahkan sampe 40 derajat Celcius lebih maka akan timbul kejang, nah kejangnya ini yg sangat berbahaya, karena bila kejang yg dialami cukup lama skitar 10 -15 menit kemungkinan jutaan sel sel di otak akan rusak, sehigga butuh penanganan khusus.

Tidak ada pantangan makanan selama terkena virus ini. Mandikan juga seperti biasa. Obat yang diberikan hanya untuk menghilangkan ruam merah nya, kalau sudah hilang merah-merahnya pemberian obat bisa dihentikan. Insya Allah Raysha cepat sehat ya nak 🙂

Tenang rasanya bisa merawat anak sakit tanpa bingung minta ijin cuti dari kantor….

bisnis terbaik pilihan mama

8 Replies to “Virus Roseola Infantum”

  1. Anak perempuan saya juga didiagnosa terkena virus ini, awalnya kami mengira DB, karena dari hasil test darahnya trombositnya turun meski masih dalam range normal. Apakah memang gelaja virus Roseola ini diikuti gejala penurunan trombosit spt itu ? Terima kasih.

    Salam,
    Leo.

  2. Dear Leo…
    saya belum menemukan informasi mengenai penurunan trombosit ini. Tapi, kira-kira 1 minggu setelah didiagnosa terkena virus roseola ini, anak saya juga dinyatakan positif terkena DB. Bagaimana kondisi putrinya saat ini?
    Semoga segera diberi kesembuhan ya 🙂

  3. mba, boleh tau gak obat apa yg diberi dokter utk menghilangkan ruam2 merahnya?
    1 minggu setelah didiagnosa roseola, lalu positif DB, bagaimana gejalanya mba?apa de’ Raysha kemudian demam lg?

    mohon infonya ya, karna saat ini sepertinya anak saya juga terkena roseola.

    titis

    1. Aku lupa nama obatnya, tapi itu hanya untuk mengatasi gatalnya aja kok.
      Sampai dengan dinyatakan positif DB dari hasil cek darah, suhu badannya memang masih naik turun gitu mbak.
      Maaf kalo informasi telat…. Gimana kondisi anaknya sekarang? Mudah2an udah kembali sehat yaa…

  4. @ erika,
    jadi setelah cek darah pertama trombosit turun, dilakukan bebrapa cek darah lg ya ga sebelum dinyatakan DB atau hanya dilihat dr gejala demamnya. Anakku gejalanya persis spt kena virus Roseola, ruam timbul setelah demam turun (demam 4 hari), trs cek darah trombosit msh normal tp dlm quartil bawah, jd ktnya hrs cek darah lg utk mastiin DB atau Roseola.

    Pls share ya Bunda…

    Tq

    1. Untuk tau DB atau nggak harus cek darah lagi mbak.
      Seingatku, seminggu setelah dinyatakan kena virus Roseola, Raysha cek darah lagi krn keliatan lemah nggak ceria dan masih ada demamnya, baru deh ketauan kena DB. Coba tanyakan dulu ke dokternya mbak, sarannya bagaimana. Kalo menurut saya sih sebaiknya cek darah lagi. Mudah-mudahan cepet sehat ya anaknya…

  5. Zahra anakku (7 bln) kemarin panas naik turun, lalu keluar bercak merah dikulit. Kata dokter kena virus, baru tau kalo namanya itu. Kalo udh kena virus itu, apa bisa tertular lagi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *